Sedikit flash back saat pertama ngobrol dengan mas Anton di 19 Januari 2024. Saat itu saya sudah jelaskan untuk menyelaraskan ekspektasi, bahwa berdasarkan pengalaman banyak peserta, paling dekat sedikitnya diperlukan 90 hari, bahkan bisa hingga 2 tahun untuk mencapai remisi diabetes. mas Anton sudah sangat memahami dengan ilmu langitnya, “mari kita ikhtiar saja mas, kita lakukan sebaik yang kita bisa”. Berikutnya langsung gass!
Tidak serta merta semuanya langsung lancar jaya 🤭 Pertama terdiagnosa diabetes sudah diberi obat dan suntik, memang awalannya tidak mudah untuk segera melepas keduanya. Juga tidak mudah tiap makan harus selalu diukur cek gula. mas Anton mengikuti semua panduan sesuai yang ada di website ini. Tidak langsung semuanya benar, gula puasa masih naik dan turun, tapi sambil jalan dievaluasi dan disesuaikan menunya. Amazingly, seiring tubuh sudah semakin beradaptasi, belum genap sebulan sesudah memulai low carb diet dan full lepas obat, mas Anton sudah bisa intermittent fasting hingga 44 jam. Hanya berselang sehari, malah sudah bisa mencapai IF 60 jam. Menjalani OMAD (one meal a day) untuk sehari-hari mah sudah biasa.
Extended fasting (IF diatas 24 jam) sudah sering banget, tapi hasilnya kok belum sesuai harapan. Ceritanya masih dalam kondisi ongoing IF 60 jam, pas dicek gula koq masih 202 🤭 Yaa cocok, berarti masih di fase detox. Saya jelaskan panjang lebar khusus untuk mas Anton saat itu:
dalam kondisi extended fasting, tubuh sdh dalam kondisi insulin yang sangat rendah, krn tdk ada makan karbo, tidak ada suntik insulin. ini exactly yang kita inginkan untuk memulihkan resistensi insulin. biarkan setiap sel tubuh menyaksikan kondisi insulin yang rendah, secara gradual nantinya sel tubuh akan membuka benteng resistensi insulin. semakin lama dalam kondisi rendah insulin, semakin meluas sel yang akan kembali sensitif terhadap insulin.
kenapa gula tinggi walaupun sdh IF 60+ jam, adalah karena tubuh scr natural tetap memproduksi gula setiap pagi, namun tubuh msh ada resistensi insulin shg gula tdk diserap. tubuh hanya akan merilis insulin ketika ada trigger makan, tidak ada rilis insulin dalam kondisi puasa. sesudah berbuka, tubuh akan rilis insulin, gula 2 jam akan turun signifikan kan sebagian sel tubuh sdh semakin sensitif insulin. besaran yg signifikan ini mgkn tdk lgsng dapat diamati skrg2 ini, but prosesnya tetap perlu dilanjutkan.
oleh krn itu diperlukan berkala cek gula, baik di pagi hari, maupun di jam2 ketika extended fasting. ini akan bs memberikan gambaran sbrp sdh semakin sensitif insulin. misal tadi di posisi IF 60 jam gula di 202, di kesempatan berikutnya mengulangi IF 60 jam bs jd gulanya akn lbh rendah 🥳 semakin sering extended fasting akan semakin mengakselerasi prosesnya 🔥
Tetiba muncul kejutan baru, sesudah menjalani lebih kurang di 45 hari, cek gula sewaktu di lab koq angkanya 70. Pastinya perasaannya bercampur ya, antara senang dan panik 😂 Gegaranya, pas cek gula puasa pagi harinya (menggunakan alat di rumah) hasilnya 203, sore cek lagi (masih IF) hasilnya 88, karena kuatir apa alatnya rusak kemudian dicek di lab ehh malah hasilnya 70. mas Anton yang masih terheran-heran saya jelaskan begini:
Serangkaian cek gula dr pagi smp sore itu inisiatif yg bagus sekali pak.. Ini perfect untuk menunjukkan seberapa tubuh sudah makin sensitif terhadap insulin..
Mayoritas mereka yg diabetes, jika cek pagi hasilnya 200, itu butuh 2-3 hari utk kembali normal ke 150an…
Ini mas Anton hanya dlm sehari sdh reach dibawah 100.. Itu sdh capaian istimewa 🥳 berarti resistensi insulin sdh semakin membaik 🥰
Pucuk dicinta ulam tiba, pas dengan Jumat barokah di 1 Maret 2024, saat cek lab membuahkan hasil HbA1C 7,7 dan gula puasa 107. Walaupun belum genap 3 bulan namun sudah terkonfirmasi bahwa pola makan yang dilakukan sudah ontrack dan menunjukkan perbaikan, cerminan tubuh sudah semakin sensitif terhadap insulin.
Tetap semangat mas Anton! Perjalanan masih panjang, lanjutkan pola makan dan IF. Lanjutkan hingga mencapai HbA1C dibawah 6,4, pertahankan selama 3 bulan tanpa obat dan suntik, maka saat itu akan resmi menyandang predikat remisi diabetes 🥹