Intro

Saya adalah mantan penderita diabetes. Bukan sebuah klaim pribadi, namun scientifically didukung oleh hasil cek lab. Ya, ini memang fakta yang tidak mudah diterima di masyarakat kita saat ini.

Saya sudah menjalani prosesnya sejak Mei 2021, dan selama ini juga telah membersamai banyak penderita dari berbagai usia yang ingin kembali sehat tidak lagi menyandang predikat “pasien diabetes”. Saya meyakini bahwa proses ini replicable, sebuah pola gaya hidup sehat yang dapat dilakukan oleh kita semua, diabetes tidak lagi sebuah “penyakit seumur hidup”. Ini satu statement yang saya sangat memaklumi bahwa tidak semua bisa sepakat, tentu gpp kita berbeda pandangan karena semua itu kembali pada pilihan kita bagaimana menjalani kehidupan kedepannya.

Bagaimana caranya akan saya tumpahkan semuanya di blog ini, spesifik untuk diabetes tipe 2. Saya akan share sependek apa yang saya ketahui berdasarkan referensi ilmiah yang telah saya pelajari. Sebelum saya memulai ini semua, proses belajar saya membutuhkan waktu setahun sendiri, untuk memahami ranah pengetahuan baru yang termasuknya bertentangan dengan apa yang umumnya dipahami, untuk mengangkat semua keraguan dalam diri saya pribadi sehingga terbangun pemahaman baru yang memadai sebagai basis keputusan on how to live my life.

Saya bukan dokter, bukan ahli gizi, namun menyempatkan waktu untuk belajar dari mereka yang memiliki ilmu dalam bidangnya, melalui karya penelitian mereka yang terpublikasi melalui referensi buku maupun media sosial. Seluruh sharing di blog ini merupakan advokasi gaya hidup sehat, bukan merupakan medical advice. Blog ini hanya sebagai pijakan referensi awal, sangat direkomendasikan untuk melanjutkan belajar mandiri, hingga dalam diri kita terangkat semua keraguan.

Berikutnya, ikuti panduannya di halaman Start sesuai kebutuhan kita masing-masing. Jika masih ada keraguan, ikuti semua bahasan disana tentang update perkembangan ilmu pengetahuan terkait diabetes dan keajaiban puasa. Jika ingin langsung praktek, bisa langsung lompat ke bahasan konkrit bagaimana menjalani programnya. Jika sudah praktek mandiri tapi koq hasilnya belum sesuai harapan, untuk lebih jelasnya bisa mengikuti kelas/webinar pendampingan. Jangan ragu untuk say hello atau tanya-tanya via sosmed yaa.

Selamat menjemput sehat yang diidamkan, inilah ikhtiar kita, semoga bisa istiqomah menjalani prosesnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *