Fungsi Ginjal Semakin Membaik Tanpa Obat dan Suntik

Berbagi kisah perjalanan sehat seorang ibu penderita diabetes berusia 73 tahun, sebut saja nama beliau “ibu Ipung”, yang terlambat menyadari ternyata sudah terdampak pada fungsi ginjal yang kurang dari separuh, tercermin dari indikator lab eGFR (Estimated Glomerular Filtration Rate) tersisa 37%. Saat itu HbA1C terkendali di 9,5 dengan suntik insulin.

Sejak saat itu hingga 3 tahun berselang sesudahnya, HbA1C sudah menjadi 6,5. Fungsi ginjalnya sudah sudah semakin membaik, eGFR sekarang naik signifikan menjadi 57% tanpa obat dan tanpa suntik insulin. Perjalanannya memang 3 tahun karena banyak masa-masa pencarian, evaluasi dan penyesuaian, tapi sekarang sudah ketemu formulanya.

Disini ibu Ipung akan membagikan kisahnya dalam 2 artikel, sebuah kisah perjalanan luar biasa dari seorang penderita diabetes yang membawa pesan penuh harapan bagi siapa saja yang tengah berjuang melawan penyakit. Dalam artikel pertama, “Statement yang Terpatahkan,” beliau berbagi bahwa statement dokter “ginjal yang rusak tidak bisa pulih” ternyata terpatahkan.

Dalam artikel kedua, “Dahsyatnya Puasa,” melanjutkan kisahnya sesudah mendapatkan konfirmasi dari seorang pakar stem cells dimana puasa secara ilmiah memiliki kekuatan regenerasi tubuh, dimana puasa mengaktifkan stem sel untuk memperbaiki sel-sel rusak, termasuk ginjal.

Kisah ini adalah bukti bahwa dengan ikhtiar, tekad, keyakinan, dan usaha yang konsisten, dapat melampaui batasan yang sebelumnya terasa mission impossible. Buat kamu yang sekarang sedang memulai new journey, tetap sabar dan konsisten hingga finish mencapai remisi diabetes. Baca kisah selengkapnya di halaman-halaman berikutnya untuk dapat inspirasi dari ibu Ipung 🥳

2 thoughts on “Fungsi Ginjal Semakin Membaik Tanpa Obat dan Suntik

  1. Mashaa Allah, sehat sehat selalu untuk ibu Ipung. Terima kasih sudah berbagi dan menginspirasi untuk selalu menjaga kesehatan tubuh.

Leave a Reply to Anonymous Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *